Waspada! Malware Pembobol ATM Dijual Bebas di Dunia Maya

- Jumat, Oktober 20, 2017
advertise pemkab bone
Malware Pembobol ATM, Malware, Tekno, Siber
Ilustrasi Foto Mesin ATM (iStockphoto).

Tekno.Bonepos.com - Masyarakat yang kerap kali menggunakan mesin ATM untuk bertransaksi mesti waspada, pasalnya mesin ATM kembali menjadi sasaran kejahatan siber. Baru-baru ini ahli keamanan Kaspersky Lab menemukan malware pembobol ATM yang dijual bebas.

Dalam keterangan Kaspersky Lab, Jumat 20 Oktober 2017, malware ini disebut sebagai Cutlet Maker. Malware tersebut memungkinkan sebuah mesin ATM memuntahkan uang jika penyerang mendapat akses fisik ke mesin ATM.

Malware pembobol ATM ini dijual bebas di pasar gelap DarkNet dengan harga US$ 5.000 atau sekitar Rp 67,5 juta lengkap dengan panduan penggunaannya. Hal ini membuktikan, upaya pembobolan ATM semakin canggih seiring perkembangan teknologi saat ini.

Jika sebelumnya para pelaku kejahatan siber melakukan pembobolan ATM secara fisik, namun saat ini mereka telah menggunakan malware.

Awal tahun ini, mitra Kaspersky Lab telah menemukan sampel berbahaya yang diduga menginfeksi komputer yang berada di dalam ATM. Setelah ditelusuri malware ini diperdagangkan secara bebas di forum DarkNet populer, AlphaBay.

Namun belakangan, terungkap bahwa malware ini merupakan sebuah paket lengkap dari malware-kit komersial yang dibuat agar ATM memuntahkan uang secara otomatis.

Aplikasi Malware ini terdiri dari tiga Elemen.

Dari hasil penelitian yang dilakukan, toolkit malware ini terdiri dari tiga bagian (elemen), salah satunya adalah Cutlet Maker software yang merupakan modul utama untuk berkomunikasi dengan dispenser ATM.

Selanjutnya adalah Program Codecalc yang dirancang menghasilkan kata sandi agar bisa menjalankan aplikasi Cutlet Maker dan yang terakhir adalah Aplikasi Stimulator, dimana program ini untuk menghemat waktu para penjahat siber dengan mengidentifikasi status dari Cassette ATM.

Dengan program tersebut, para penjahat siber ini bakal menerima informasi mengenai nilai mata dan jumlah uang di setiap cassette, sehingga mereka bisa memilih mana yang paling besar dan berpotensi untuk dibobol.

Dijual sejak tahun 2016 dan Belum Diketahui Dalangnya

Sekadar diketahui, Cutlet Maker telah diperjualbelikan sejak 27 Maret 2017 lalu, namun saat peneliti keamanan menyelidikinya, malware ini sudah beredar sejak 2016 lalu.

Hanya saja, saat ini para peneliti keamanan belum menemukan alias mengetahui siapa aktor yang berada di balik malware ini.

Security Researcher Kaspersky Lab Konstantin Zykov mengatakan, Cutlet Marker tak membutuhkan keterampilan komputer profesional dari pelaku kejahatan yang menggunakannya.

"Siapa saja yang memiliki beberapa ribu dolar bisa membeli software jahat ini dan ini sangat membahayakan bagi lembaga keuangan," kata Zykov.

Kaspersky Lab pun menyarankan lembaga keuangan untuk melakukan perlindungan keamanan lebih baik dengan produk Kaspersky Embedded System Security.

Penulis : Bernadin Rose
Editor : Rizal Mursalim